Bontomarannu (Humas MTsN Gowa). Suasana penuh semangat terlihat di MTsN Gowa pada Sabtu (23/5/2026) ketika seluruh warga madrasah melaksanakan kegiatan kerja bakti bertajuk Sabtu Bersih. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan madrasah, mencakup area kelas, halaman depan, samping, hingga bagian belakang sekolah.
Sabtu Bersih di MTsN Gowa, Momen Cinta Lingkungan dan Rekatkan Kebersamaan
Kerja bakti ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa cinta lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan antar siswa, guru, dan seluruh stakeholder madrasah. Semua pihak tampak menyatu dalam semangat gotong royong, membersihkan dan merapikan setiap sudut sekolah.
Kepala Madrasah MTsN Gowa, Mansur Patiroi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas partisipasi seluruh warga madrasah. “Saya sangat senang melihat kebersamaan ini. Terima kasih kepada guru, siswa, komite dan semua pihak yang telah berkontribusi menjaga kebersihan madrasah kita,” ujarnya.
Mansur menambahkan bahwa kegiatan Sabtu Bersih bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. “Madrasah yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan sehat. Ini adalah wujud tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Wakamad Humas MTsN Gowa, Nasir Suddin, turut memberikan semangat kepada seluruh peserta kerja bakti. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini harus terus dilestarikan. “Kerja bakti seperti ini adalah tradisi baik yang harus kita jaga. Semoga semangat kebersamaan ini terus tumbuh dan menjadi budaya di madrasah kita,” ungkapnya.
Nasir juga menyampaikan harapan agar siswa dapat menanamkan nilai kepedulian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. “Kebersihan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga bagian dari karakter yang harus kita bawa ke rumah dan masyarakat,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, terlihat seluruh stakeholder MTsN Gowa menyatu tanpa sekat. Guru, pegawai, dan siswa bahu-membahu membersihkan ruang kelas, menyapu halaman, merapikan taman, hingga mengangkat sampah di sudut-sudut madrasah.
Menariknya, Kepala Madrasah bersama unsur pimpinan juga ikut turun langsung ke lapangan. Mereka tampak bersemangat menyapu, mengangkat sampah, dan merapikan lingkungan, memberikan teladan nyata bagi seluruh warga madrasah.
Suasana penuh keakraban tercipta sepanjang kegiatan. Canda tawa siswa berpadu dengan semangat para guru, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat. Kerja bakti ini bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di antara warga madrasah.
Kegiatan Sabtu Bersih di MTsN Gowa menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dengan penguatan nilai kebersamaan. Dengan semangat gotong royong, madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan yang bermakna.
Penulis : Nasir Suddin
asdasd