Bontomarannu (Humas MTsN Gowa). Komitmen membangun budaya integritas terus diperkuat di MTsN Gowa. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melibatkan siswa dalam kampanye pembangunan Zona Integritas menuju wilayah birokrasi yang bersih dan melayani. Kegiatan ini tampak di lingkungan madrasah ketika sejumlah siswa menposialisasikan pesan-pesan anti korupsi, anti gratifikasi, serta pentingnya pelayanan publik yang bersih dan transparan pada, Sabtu (23/5/2026).
Tunjukkan Komitmen Bersama, Siswa MTsN Gowa Kampanyekan Zona Integritas dan Pelayanan Bersih
Dengan mengenakan seragam madrasah, para siswa berdiri di area strategis sambil membawa dan memperkenalkan media kampanye yang berisi ajakan mendukung pembangunan Zona Integritas. Kampanye tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran seluruh warga madrasah untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran, disiplin, dan akuntabilitas.
Kepala MTsN Gowa, Mansur Patiroi, menjelaskan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan dan tenaga pendidik, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif peserta didik. Menurutnya, budaya integritas harus ditanamkan sejak dini agar menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembangunan Zona Integritas di MTsN Gowa merupakan komitmen bersama seluruh warga madrasah. Kami ingin nilai-nilai integritas tidak hanya dipahami oleh guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga oleh siswa sebagai generasi penerus bangsa. Karena itu, mereka kami libatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan kampanye dan sosialisasi,” ujar Mansur Patiroi.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat ditentukan oleh perubahan pola pikir dan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan prima. Keterlibatan siswa diharapkan dapat memperluas jangkauan pesan integritas sehingga tercipta lingkungan madrasah yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang bertentangan dengan aturan.
Selain mengkampanyekan semangat anti korupsi dan anti gratifikasi, para siswa juga memperkenalkan berbagai sarana layanan pengaduan yang telah disediakan madrasah. Langkah tersebut bertujuan memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun laporan terkait layanan yang diberikan oleh MTsN Gowa.
Salah seorang siswa yang terlibat dalam kegiatan kampanye, Taqwa, mengaku senang dapat berpartisipasi langsung dalam mendukung pembangunan Zona Integritas di madrasahnya. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus menambah pemahaman tentang pentingnya menjaga kejujuran dan tanggung jawab.
“Saya sangat senang bisa ikut mengkampanyekan Zona Integritas. Kegiatan ini membuat saya lebih memahami pentingnya bersikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Kami juga ingin mengajak teman-teman untuk bersama-sama menjaga nama baik madrasah dengan menerapkan nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari,” kata Taqwa.
Melalui keterlibatan aktif siswa dalam kampanye Zona Integritas, MTsN Gowa berharap semangat mewujudkan madrasah yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan dapat terus tumbuh. Dengan dukungan seluruh warga madrasah, pembangunan Zona Integritas diharapkan tidak hanya menjadi program kelembagaan, tetapi juga menjadi budaya yang mengakar kuat dalam setiap aktivitas pendidikan di MTsN Gowa.
Penulis : Nasir Suddin
asdasd