Makassar (Humas MTsN Gowa). Pelantikan Ketua Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Adiwiyata Tingkat Kabupaten Gowa berlangsung khidmat di Hotel Continent Makassar, Ahad (10/5/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi madrasah-madrasah di Gowa dalam menguatkan komitmen menuju madrasah berwawasan lingkungan.
Dilantik Kakemenag, Mansur Patiroi Jadi Ketua KKM Adiwiyata Tingkat Kabupaten Gowa
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, H. Jamaris, menegaskan bahwa pembentukan KKM Adiwiyata merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh madrasah di Gowa dapat masuk dalam program Adiwiyata. “Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebuah komitmen bersama agar madrasah kita menjadi madrasah Adiwiyata yang peduli lingkungan,” ujarnya.
Dalam arahannya, H. Jamaris juga menyampaikan harapan agar kepengurusan yang baru dilantik mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab. “Saya berharap kepengurusan ini dapat menjadi motor penggerak, sehingga madrasah di Gowa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam menjaga kelestarian lingkungan,” tambahnya.
Mansur Patiroi, Kepala MTsN Gowa yang resmi dilantik sebagai Ketua KKM Adiwiyata, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan. “Ini adalah tanggung jawab besar. Insya Allah, saya bersama pengurus akan berusaha maksimal untuk mengemban amanah ini demi kemajuan madrasah di Kabupaten Gowa,” ungkapnya.
Pelantikan tersebut turut disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, bersama sejumlah pejabat Kemenag Kabupaten Gowa. Kehadiran mereka menambah khidmat acara sekaligus menunjukkan dukungan penuh terhadap program Adiwiyata di tingkat daerah.
Selain Mansur Patiroi sebagai Ketua, turut dilantik pula H. Mone Kepala MIN 2 Gowa sebagai sekretaris dan Hj. Hasnawiyah Kepala MTs Tonrorita sebagai bendahara. Susunan kepengurusan ini diharapkan mampu bekerja solid dalam menjalankan program-program Adiwiyata.
Dengan pelantikan ini, KKM Adiwiyata Kabupaten Gowa resmi terbentuk dan diharapkan menjadi wadah koordinasi serta penggerak utama dalam menjadikan madrasah di Gowa sebagai madrasah Adiwiyata. Langkah ini diyakini akan membawa dampak positif bagi pendidikan dan lingkungan di wilayah tersebut.
Penulis : Nasir Suddin
asdasd